Seorang Penumpang Loncat dari Dalam Bus Diduga Depresi

Seorang Penumpang Loncat dari Dalam Bus Diduga Depresi

Eko Sudjarwo - detikNews
Sabtu, 12 Sep 2015 09:34 WIB
Seorang Penumpang Loncat dari Dalam Bus Diduga Depresi
Penumpang bus Velissa dipapah polisi Lamongan/Eko Sudjarwo
Lamongan - Seorang wanita yang sedang perjalanan pulang dari Jakarta ke NTT melakukan percobaan bunuh diri dengan cara meloncat dari dalam bus. Tak tanggung-tanggung, aksinya dilakukan 2 kali. Diduga sedang depresi.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, wanita yang melakukan percobaan bunuh diri tersebut Velissa Jemue (27), warga Desa Wae Bangka, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat NTT.

Velissa saat itu sedang perjalanan pulang kampung dari merantau ke Jakarta. Velissa melompat dari bus yang ditumpangi, Sabtu (12/9/2015) dini hari saat bus sedang melaju di Lamongan, tepatnya saat Bus Rasa Sayang nopol EA 7283 L melintas di perlintasan rel KA dekat Stadion Surajaya Lamongan.

Menurut salah satu sopir cadangan bus, Syarifudin, percobaan bunuh diri yang dilakukan penumpangnya itu sudah 2 kali. Pertama, saat melintas di Semarang, Jateng, tepatnya di atas jembatan Pelabuhan Semarang. Nyawa Velissa berhasil diselamatkan meski sempat terjatuh dari ketinggian sekitar 12 meter.

"Kami sempat membawanya ke rumah sakit untuk mengobati kakinya yang bengkak dan mungkin patah tulang kaki karena menjatuhkan diri dari bus," kata Syarifudin.

Bahkan, lanjut Syarifudin, pihaknya juga sempat membawa Velissa ke polisi di Semarang untuk memberikan pernyataan jika apa yang dilakukan Velissa tersebut karena kemauannya sendiri. Rupanya, aksi Velissa diulang kembali saat melintas di Lamongan.

Sesaat sebelum meloncat dari bus, kata salah satu penumpang Abdullah, Velissa berjalan ke belakang dan langsung melakukan aksinya kembali dengan meloncat dari atas bus yang sedang berjalan. Melihat aksi Velissa, sopir kemudian menghentikan busnya di Stadion Surajaya Lamongan.

Sementara seorang pengendara motor yang kebetulan melintas di belakang bus, Iyan mengatakan, saat itu Velissa jatuh tersungkur dari bus dengan tubuh dalam keadaan tengkurap. Dia langsung berdiri dan meminta tolong agar dibawa menjauh dari bus tersebut.

"Wanita ini teriak-teriak meminta tolong putar balik karena terancam akan dibunuh," jelas Iyan kepada wartawan yang juga mengantar Velissa ke Polres Lamongan.

Kini, Velissa harus menginap sementara di Polres Lamongan untuk menjalani perawatan akibat aksi percobaan bunuh diri yang dilakukannya. Polisi melarang Velissa melanjutkan perjalanan dan menunggu pihak keluarga untuk menjemput demi keselamatannya. (fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini