Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD sebesar Rp 1,8 Miliar telah disahkan dalam Sidang Paripurna semalam untuk melengkapi dan memperbaiki infrastruktur yang juga dijadikan akses evakuasi bencana Gunung Raung.
Anas menjelaskan, jika jalur evakuasi mulai Desa Sragi hingga Dusun Mangaran, Songgon sepanjang 3.5 kilometer segera dituntaskan tahun ini. Akses jalan menuju Pos Pengamatan Gunungapi (PPGA) Raung beberapa infrastruktur yang di prioritaskan dalam darurat bencana juga dituntaskan dalam APBD.
Langkah ini dianggap mendesak untuk dikerjakan lantaran janji perbaikan jalur evakuasi Gunung Raung dari pihak pusat yang telah dijanjikan sejak tiga tahun lalu tidak jelas keputusannya.
"Akses jalan di kawasan Gunung Raung terutama jalur evakuasi dituntaskan dalam PAK APBD. Prioritas kebencanaan selesai, akses sampai dengan pos pantau selesai. Kami penuhi janji pemerintah pada masyarakat karena anggaran dari pusat tiga tahun tidak turun-turun, jadi kita ambil langkah masukkan PAK, selesai," ungkap Anas, Selasa (8/9/2015).
Ditemui terpisah, Kepala Dinas PU Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Banyuwangi Mujiono menambahkan, jalur sepanjang 3,5 km itu tersebar di tiga titik desa. Selain itu, juga ada tambahan pavingisasi sepanjang 500 meter untuk mempermudah akses jalan desa setempat.
Dalam pelaksanaan kegiatan ini Pihak Pemkab Banyuwangi tak sendirian, mereka juga turut serta melibatkan Perkebunan Banyu Kidul. Pasalnya lintasan jalan yang diperbaiki ini berada dalam kawasan perkebunan tersebut.
"Ini kan masuk kawasan Perkebunan Banyu Kidul jadi mereka juga turut terlibat. Material, tenaga kerja dan alat berat di sediakan perkebunan, Pemkab sediakan aspalnya," pungkasnya. (iwd/iwd)











































