Massa sempat terpancing emosi, berusaha masuk ke dalam Gedung KPU Kota Surabaya, Jalan Adityawarman, Kamis (3/9/2015).
Massa aksi terprovokasi karena Ketua dan Komisioner KPU tidak segera menemui. "Masuk... masuk... masuk," teriak massa sambil mengoyak kawat berduri yang dipasang petugas.
Selain warga Surabaya dari berbagai kecamatan, terlihat beberapa anggota fraksi PDIP DPRD Surabaya di dalam aksi yang dijaga ketat ratusan petugas.
Para anggota dewan ini juga sempat berorasi. "Ingat, anggaran yang anda (KPU) gunakan adalah uang rakyat. Jika anda (KPU) tetap menganggap benar, keluar temui kami dan beri penjelasan," ujar Baktiono, anggota Komisi B DPRD Surabaya saat berorasi di atas mobil komando.
Akibat aksi ini, Jalan Adityawarman menuju ke Jalan Mayjen Sungkono tepatnya depan kantor KPU Surabaya dicontraflow. Selain ratusan petugas Brimob, juga disiagakan mobil barakuda dan 2 unit water canon.
Sementara Sukadar, anggota Komisi C dari Fraksi PDIP DPRD Surabaya membantah keikutsertaannya anggota fraksi PDIP sebagai warga Surabaya.
"Kami disini melepas baju kami sebagai anggota dewan. Tapi kami disini sebagai warga Surabaya yang merasa dibodohi KPU karena mempermainkan Pilkada Surabaya," tegas Sukadar. (bdh/bdh)











































