Perusahaan Tiket Online ini Bidik Jawa Timur

Perusahaan Tiket Online ini Bidik Jawa Timur

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Jumat, 28 Agu 2015 13:03 WIB
Surabaya - Jawa Timur menjadi bidikan tiket.com untuk pengembangan tujuan wisata dan pengguna travel. Pangsa pasar Jatim terus dikembangkan karena terbesar kedua setelah Jakarta.

"Ini juga mampu mendorong perkembangan sejumlah daerah tujuan wisata dan bisnis di Jawa Timur," kata Manager Directing tiket.com Gaery Undarsa, Jumat (28/8/2015).

Jawa Timur, kata Gaery, merupakan tujuan favorit pengguna travel online ini. Setelah itu daerah yang menjadi tujuan terbanyak kedua dan ketiga adalah Bali dan Yogyakarta.

Gaery mengatakan, di tahun 2014 ada 1,9 juta tiket yang dipesan. Di tahun ini, tentu saja capaian tersebut harus ditingkatkan lagi. Untuk itu, ada strategi baru yang dilakukan yakni penggunaan loyalty card dan virtual card.

"Kedua kartu ini dihadirkan dihadirkan untuk meningkatkan layanan penggunanya dan mendorong pertumbuhan tingkat perjalanan wisata maupun bisnis di Indonesia, termasuk Jawa Timur," kata Gaery.

Peluncuran perdana Loyalty Card, kata Gaery, dilakukan setelah proses finalisasi regulasi selesai dan akan diberikan kepada pelanggan tertentu.

Sementara untuk Virtual Card akan dimiliki secara langsung oleh pengunduh aplikasi mobile. Kehadiran Loyalty Card ini juga memungkinkan pengguna travel online ini mendapatkan kemudahan dan fasilitas yang lebih.

Selain itu, tidak lupa dengan penetrasi pasar di luar Jawa. Meski masih sedikit, tetapi pertumbuhannya terus meningkat secara signifikan.

"Ditambah lagi tiket.com memiliki jaringan DOTA (Distribusion Online Tiket.com Agent) yaitu offline agent reseller yang dapat menjaring berbagai lapisan masyarakat di berbagai daerah," pungkas Gaery.

Perusahaan saat ini sudah berpartner dengan 14 airlines besar dan memiliki lebih dari 180.000 jaringan hotel lokal dan internasional.

Selama 4 tahun sejak berdiri, perusahaan ini telah memiliki pertumbuhan data server sebesar 4.000 GigaBytes guna mengover layanan bisnis yang makin lengkap diantaranya pesawat, hotel, kereta api, event, dan konser.

(iwd/iwd)
Berita Terkait