Hasani yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Pasuruan maju bersama Moh Yasin. Pasangan yang diusung PKB, Hanura, PKS dan NasDem mengenalkan diri dengan akronim BERHASIL. Dalam pengundian nomor urut, Selasa (25/8) malam, pasangan ini mendapat nomor urut 3 (tiga).
Sementara Setiyono yang Wakil Wali Kota Pasuruan saat ini maju bersama kader PDIP, Raharto Teno Prasetyo dan memiliki sebutan SEHAT. Pasangan yang disokong Golkar, PDIP, Gerindra, PAN dan PPP mendapat nomor urut 2 (dua). Pasangan jalur perseorangan, Yus Syamsul Hadi Subakir - Agus Wibowo (IYA) ditetapkan mendapat nomor urut 1 (satu).
Meski resmi diikuti tiga pasangan calon, pilkada Kota Pasuruan diprediksi akan menjadi 'medan tempur' antara petahana Hasani dan Setiyono. Kedua pasangan ini sama-sama didukung partai yang kuat dan memiliki basis dukungan riil. Pasangan independen yang diprediksi hanya akan menjadi 'pupuk bawang' atau pelengkap.
"Mari bertarung secara baik dan sesuai aturan. Kami siap memenangkan kompetisi ini," kata Setiyono. Ia berharap jika dirinya dipercaya memimpin, pasangan yang kalah harus mendukung penuh. "Yang kalah harus mendukung program-programnya pemenang," tandas Ketua DPD Golkar Kota Pasuruan ini.
Tak mau kalah, Hasani yang juga Ketua DPC PKB Kota Pasuruan sesumbar mampu menang telak meski berganti pasangan. Ia berjanji akan melanjutkan pembangunan Kota Pasuruan.
"Saya berganti istri (pasangan) di pemerintahan. Pasangan saya ini secara kultural lebih dekat dengan warga Kota Pasuruan. Saya yakin bersama Mas Yasin bisa menang dengan jumlah yang lebih tinggi dari (pilkada) kemarin," kata Hasani. Moh Yasin merupakan kader internal PKB.
Sementara itu, Yus Samsul Hadi, calon wali kota independen tak mengeluarkan sesumbar. Dalam sambutannya ia hanya berharap pilkada berlangsung aman dan tertib. "Semoga warga Pasuruan mendapatkan pemimpin terbaik," kata dia.
Setelah pengumuman nomor urut hingga proses pilkada selsai, para calon ini mendapat fasilitas pengawalan pribadi dari kepolisian. Setiap calon akan dikawal dua personel dari Polres Pasuruan Kota.
"Sebagai antisipasi saja. Kita harus siap dengan segala kemungkinan. Kami juga sudah siap mengamankan seluruh proses pilkada, sekitar 600 personel akan disiagakan," kata Kabag Ops Polres Pasuruan Kota, Kompol Sutiswono.
(ugik/ugik)











































