Wantannas Kaji Pengembangan Wisata Gunung Api Ijen

Wantannas Kaji Pengembangan Wisata Gunung Api Ijen

Putri Akmal - detikNews
Rabu, 19 Agu 2015 18:56 WIB
Wantannas Kaji Pengembangan Wisata Gunung Api Ijen
Foto: Budi Sugiharto
Banyuwangi - Potensi alam Banyuwangi mengundang ketertarikan Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) untuk menganalisis sejumlah potensi wisata berbasis alamnya.

Sekretaris Jendral Wantannas Letjend TNI Waris mengatakan, pihaknya datang khusus ke Banyuwangi untuk melakukan observasi dan survey potensi alam Banyuwangi, khususnya Gunung Ijen. Ijen yang termasuk salah satu gunung berapi di Indonesia ini akan dianalisis untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai obyek wisata.

"Kami terinspirasi dengan gunung api di Ekuador yang menjadi obyek wisata andalan. Ijen dengan segala kekhasan fenomena alamnya akan kami kaji lebih lanjut untuk dikembangkan lebih luas. Saat ini kan terkenal dengan blue firenya, bisa saja ada hal lain yang bisa dieksplore lebih," ujar Waris saat diterima Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di Pendopo, Rabu (19/8/2015).

Kajian pengembangan ini, imbuh Waris, diharapkan bisa menjadi ceruk baru bagi peningkatan perekonomian di suatu daerah sebab secara otomatis akan menciptakan lapangan pekerjaan. Selain itu konsep ecotourism juga memicu kedatangan Wantannas ke Banyuwangi adalah konsep ekowisata yang diusung Banyuwangi.

"Ini ada kekhasan tersendiri karena pengembangan wisatanya bersandarkan pada kondisi alam yang telah ada. Tidak mau meniru Bali dan Malang. Ini bagi kami menarik," kata Waris.

Wantannas melakukan survei di Banyuwangi selama 2 hari (19-20 Agustus). Hadir pula dalam acara tersebut Kepala Biro Persidangan dan Hubungan Masyarakat (Karodangmas) Brigjen TNI S. Widodo, Kepala Biro Umum (Karoum) Marsma TNI Lukas Parmadi, dan Anjak Bidang Sosbudnas Ir Bambang Ardiantoro.

Sementara itu, Bupati Anas menjelaskan Banyuwangi memilih ecoturisme lantaran 40 persen wilayahnya terdiri atas taman nasional, perkebunan dan kehutanan. Konsep inilah yang akhirnya mengundang daya tarik bagi beberapa duta besar untuk dianalisis.

"Kami tak akan pernah berhenti mengembangkan pariwisata Banyuwangi, termasuk  untuk menjadikan sektor pertanian sebagai bagian menarik di dalamnya untuk diexplore. Dan pendidikan jadi bagian untuk menjadikan SDM-nya terdidik dan bisa mengembangkan pariwisata Banyuwangi menjadi lebih baik," pungkas Anas. (iwd/iwd)
Berita Terkait