9 Daerah di Jatim Dianggap Rawan saat Pilkada Serentak

9 Daerah di Jatim Dianggap Rawan saat Pilkada Serentak

Jajeli Rois - detikNews
Rabu, 19 Agu 2015 15:12 WIB
Surabaya - Dari 18 daerah di Jawa Timur yang menggelar pilkada serentak, 9 diantaranya masuk kategori rawan. Mengantisipasi kerawanan di daerah tersebut, forum koordinasi pimpinan daerah menggelar rapat yang dihadiri Gubernur Jatim, Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya, Kajati, Pengadilan Tinggi, di Mapolda Jatim.

"Pertama membahas tentang kerawanan. Kedua, membahas soal operasional dukungan keamanan," kata Gubernur Jawa Timur kepada wartawan usai pelantikan dan serah terima jabata Penjabat (PJ) Bupati Ponorogo, Walikota Blitar, Bupati Lamongan dan Bupati Kediri di gedung negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Rabu (19/8/2015).

Soekarwo menerangkan, kerawanan tersebut karena belum ada keputusan terhadap pasangan calon kepala daerah, khususnya daerah yang hanya diikuti 2 paslon.

"Jadi kerawanan misalnya karena belum diputus sampai tanggal 24 yang calon 2 itu. Kan belum 100 persen calon 2. Bisa gugur karena kurang memenuhi syarat-syarat," tuturnya.

Pria yang biasa disapa Pakde Karwo ini mengatakan, dari 18 daerah yang digelar Pilkada serentak, ada 10 daerah yang diikuti 2 paslon. Dari 10 daerah tersebut, 1 diantaranya sudah clear dan tidak ada permasalahan.

"Hanya 9 daerah (rawan) itu," katanya sambil menambahkan, permasalahan yang bisa menimbulkan kerawanan seperti ijazah paslon hingga paslon independen yang KTP-nya kurang memenuhi syarat.

"Jadi ada kerawanan karena pencalonan, ada kerawanan problem kulturalnya atau masa lalu kerawanan seperti Mojokerto," terangnya.

Ketika ditanya tentang 9 daerah rawan mana saja yang menjadi perhatian, gubernur enggan menjelaskannya.

"Ojo. Urusane pak kapolda," tandasnya.

Dari informasi yang dihimpun, 10 daerah yang hanya diikuti 2 pasangan calon yakni, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Jember, Kabupaten Kediri, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Tuban, Kabupaten Ngawi, Kota Blitar, Kabupaten Pacitan dan Kota Surabaya. (fat/fat)
Berita Terkait