"Jika saya harus memilih arti merdeka, maka merdeka esensinya adalah sejahtera," ujar Anas usai Peringatan HUT ke-70 RI di Taman Blambangan, Senin (17/8/2015).
Kemerdekaan tanpa sejahtera menurut Anas belumlah sempurna. Sejahtera yang diartikan oleh Anas bukanlah diukur dari banyaknya harta yang dimiliki. Tapi rasa berkecukupan dan mau berusaha berjuang keras mewujudkan impiannya.
"Kemerdekaan tanpa sejahtera tidak sempurna. Bukan ukuran kaya atau miskin karena itu relatif, tapi bisa memiliki rasa cukup dan bersyukur," imbuhnya
Dalam usia kemerdekaan yang ke 70 ini, Anas ikut meneruskan kalimat jargon yang kali ini juga di dengungkan oleh kabinet Jokowi. Yaitu, Ayo Kerja!
Ayo Kerja yang kali ini semarak dilontarkan seluruh kalangan diharapkan tak hanya sebagai jargon belaka, tapi bisa memicu diri lebih disiplin dan kreatif. Pasalnya tantangan ekonomi dunia lebih berat dan daerah punya peran penting untuk bisa berkontribusi aktif. Sehingga dibutuhkan inovasi baru untuk terus bertumbuh kembang menjadi daerah yang produktif.
"Tantangan ekonomi dunia saat ini lebih berat apalagi daerah. Perlu langkah baru untuk pecahkan kebuntuan ekonomi dan kuncinya gotong royong supaya mampu hadapi tantangan global. Sektor pariwisata kini menjadi agenda prioritas yang sedang serius kami benahi," tandasnya.
Dalam upacara tersebut, Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana Negara bertugas membacakan teks proklamasi. Turut hadir dalam upacara Wabup Yusuf Widiatmoko, Dandim Letkol Inf Mangapul Hutajulu serta para pejabat pemerintahan dan lintas sektoral lainnya.
Setelah upacara, Anas beserta para pejabat lainnya akan mengikuti lomba kemerdekaan yang lokasinya masih di kawasan Taman Blambangan.
(fat/fat)











































