Curi Cincin Pasien, Oknum Karyawan RSU Situbondo Ditangkap

Curi Cincin Pasien, Oknum Karyawan RSU Situbondo Ditangkap

Ghazali Dasuqi - detikNews
Jumat, 14 Agu 2015 12:06 WIB
Curi Cincin Pasien, Oknum Karyawan RSU Situbondo Ditangkap
Foto: Ghazali Dasuqi
Situbondo - Seorang oknum karyawan RSU dr Abdoer Rahem Situbondo, M Imron (22), tertangkap basah mencuri cincin emas milik pasien di IGD RSUD setempat.

Aksi memalukan itu dilakukan pria asal Kecamatan Panarukan, saat pasien bernama Ida Wiryati (47), sedang tidak sadarkan diri akibat penyakit hypertensi.

Ulah Imron terungkap karena si pasien asal Desa Kilensari Kecamatan Panarukan itu mendadak tersadar gara-gara Imron terlalu keras menarik cincinnya. Imron diamankan polisi setelah sempat bersitegang dengan keluarga pasien.

Imron pun tak bisa mengelak lagi, karena rekaman di CCTV di rumah sakit menunjukkan dirinya yang melakukan aksi pencurian.

"Kejadiannya dini hari tadi. Anggota saya bersama anggota Reskrim langsung mengamankan pelaku. Bisa jadi bukan kali ini dia saja melakukan pencurian barang-barang pasien di RSU," kata Kasat Sabhara Polres Situbondo, AKP Hariyono, Jumat (14/8/2015).

Keterangan yang dihimpun detikcom, M Imron memanfaatkan tugasnya di bagian transporter di Ruang IGD RSUD dr Abdoer Rahem Situbondo untuk melakukan pencurian. Sekitar pukul 02.00 Wib dini hari tadi, seorang pasien bernama Ida Wiryati tiba di IGD. Wanita berprofesi PNS itu dalam keadaan tidak sadarkan diri akibat serangan penyakit hipertensi.

Imron pun menjalankan tugasnya mendorong tempat tidur pasien masuk ke ruang IGD. Ketika sudah dalam penanganan medis, suami pasien, Asmadi (51), diminta membeli obat ke apotik. Saat itulah, Imron berusaha menarik cincin emas yang ada di jari pasien. Sayang, pasien terbangun. Ida pun segera mengadukan kejadian yang dialaminya kepada sang suami, saat baru tiba membeli obat.

"Saya baru kali ini melakukan (pencurian, red) ini pak. Saya butuh uang untuk biaya kuliah," dalih Imron.

Namun begitu, polisi tidak langsung percaya begitu saja. Apalagi, selama ini banyak pasien di RSUD yang kehilangan barang-barang berharganya. Hingga kini, polisi masih terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku untuk pengembangan kasusnya.

(fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini