Diusir Anak, Seorang Ibu Nekat Iris Pergelangan Tangannya

Diusir Anak, Seorang Ibu Nekat Iris Pergelangan Tangannya

Ghazali Dasuqi - detikNews
Selasa, 11 Agu 2015 18:00 WIB
Diusir Anak, Seorang Ibu Nekat Iris Pergelangan Tangannya
Foto: Ghazali Dasuqi
Situbondo - Gara-gara diusir kedua anaknya, seorang ibu di Situbondo nekat mencoba bunuh diri, Selasa (11/8/2015). Ibu bernasib malang itu adalah Misnaya.

Wanita 55 tahun itu nekat mengiris sendiri pergelangan tangan kanannya dengan sebilah pisau. Aksi nekat itu dilakukan, justru saat wanita asal Kelurahan Patokan Kecamatan Situbondo itu sedang menjalani perawatan di sebuah sangkal putung, di Desa Kalibagor Kecamatan Situbondo.

Misnaya ditemukan Kusno, sang dukun sangkal putung, saat mengontrol pasiennya. Saat itu kondisi Misnaya sudah cukup kritis penuh darah. Tahu begitu, Kusno segera mengontak warga dan melarikan korban ke Puskesmas Pembantu di Desa Kalibagor.

"Tadi saya yang bawa ke sini. Saya diberi tahu Pak Kusno ada pasiennya yang mencoba bunuh diri dengan mengiris pergelangan tangannya sendiri," kata Subandi, mantan Kades Kalibagor kepada detikcom.

Keterangan yang diperoleh detikcom, sebelum melakukan aksi nekatnya, Misnaya konon sudah tiga hari menjalani perawatan inap di sangkal putung setempat. Korban yang mengalami patah di bagian tulang pinggul itu diantar seorang tukang becak yang tidak diketahui identitasnya. Korban juga diketahui mengidap penyakit kencing manis hingga salah satu telapak kakinya berlubang.

Saat tiba di sangkal putung, korban membawa tas besar berisi pakaian, sebilah pisau dapur, album foto dan sejumlah surat identitas diri. Konon korban baru saja diusir oleh kedua anaknya. Padahal, setelah dipecat juragannya, korban membutuhkan tempat untuk merawat penyakit dan patah tulang yang dialaminya.

"Cerita korban ke Pak Kusno begitu, katanya baru diusir kedua anaknya yang ada di Bondowoso dan Tulungagung. Korban juga baru diberhentikan bekerja oleh bosnya. Tapi semuanya masih akan kami selidiki, termasuk jenis pekerjaan dan siapa bos korban itu," tandas Kapolsek Kota Situbondo, Iptu Bambang Irianto.

Bambang menambahkan, pihaknya telah mengamankan barang-barang bawaan korban yang ada dalam sebuah tas. Termasuk sebilah pisau dapur yang masih dipenuhi bercak darah, usai digunakan korban mengiris pergelangan tangannya sendiri.

"Kami juga masih terus menghubungi anak-anak korban. Karena bagaimana pun dia kan ibunya, yang telah melahirkan anak-anaknya," pungkas mantan Kanit Pidkor Polres Situbondo itu. (fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini