Siswa SD Tewas Setelah Tersambar KA Sancaka

Siswa SD Tewas Setelah Tersambar KA Sancaka

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Jumat, 07 Agu 2015 16:23 WIB
Siswa SD Tewas Setelah Tersambar KA Sancaka
Jenazah korban ditutup tikar
Surabaya - Seorang siswa SD menjadi korban tabrakan kereta api. Ahmad Rafli (9), warga Bagong Ginayan, tewas setelah terserempet KA Sancaka di perlintasan kereta api Jalan Juwingan, Ngagel.

Peristiwa itu berawal saat Siswa kelas 4 SD itu serta kakaknya dan kawan-kawannya hendak main ke Pasar pucang. Untuk ke sana, mereka mesti melewati perlintasan kereta Juwingan.

"Saat itu memang ada kereta yang melintas dari arah timur sehingga mereka berhenti di perlintasan," ujar Kanit Reskrim Polsek Gubeng AKP I Gede Made Wasa di lokasi, Jumat (7/8/2015).

Perlintasan tersebut merupakan perlintasan yang dilewati double track. Setelah kereta tersebut lewat, Rafli langsung berlari. Yang tidak disadari Rafli, ternyata dari track yang satunya juga melintas sebuah kereta.

Kakak serta teman-teman Rafli sudah berusaha berteriak dan menarik tangan Rafli. Tetapi sudah terlambat. Meski tak tertabrak secara frontal. Namun badan KA Sancaka jurusan Yogyakarta-Surabaya itu menghantam badan Rafli yang membuatnya terpental.

Rafli tewas di lokasi. Keluarga Rafli yang datang ke lokasi tak henti-hentinya menangis sambil menunggu kedatangan polisi. (iwd/iwd)
Berita Terkait