Korban adalah Muafi (51), warga Simo Jawar. Muafi tewas bersimbah darah dengan luka bacok di lantai dua UD Sumber Rejeki.
"Kasus ini masih kami selidiki," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Takdir Mattanete kepada wartawan di lokasi, Rabu (5/8/2015).
Takdir mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, kasus ini berawal saat Muafi datang ke rumah Ahmad Hasan, seorang pengusaha jual beli besi. Tiba-tiba datang dua buah mobil dan beberapa motor.
Dari dalam mobil keluar banyak orang, lebih dari 10 orang. Orang-orang tersebut kemudian mendatangi Muafi. Terjadilah cekcok. Cekcok itu kemudian menjadi perkelahian menggunakan senjata tajam. Dalam perkelahian itu Muafi terkena sabet celurit.
Sambil bercucuran darah, Muafi lalu kabur menyelamatkan diri ke rumah di sebelahnya. Rumah yang juga dijadikan tempat usaha pembuatan kusen, UD Sumber Mas, itu ternyata tutup. Muafi selanjutnya kabur lagi ke UD Sumber Rejeki milik Yatip yang ada di sebelahnya.
"Korban naik ke lantai dua rumah tersebut dan tewas di situ. Korban mengalami luka sayat pada bagian bawah ketiaknya," lanjut Takdir.
Orang-orang yang mengejar Muafi pun akhirnya kabur. Dalam kasus ini, ada satu orang yang juga turut terluka. Korban luka itu adalah Junaedi (53), warga Omben, Sampang, Madura. Namun Takdir belum mengetahui siapa Juanedi, apakah rekan Muafi ataukah salah satu dari pelaku.
(fat/fat)











































