Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf mengaku pendidikan ritel ini inisiatif yang baik dari perusahaan swasta untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
"Patut disyukuri jika ada pengusaha yang punya kepedulian terhadap pendidikan SMK di Jawa Timur. Melalui kerja sama ini diharapkan lulusan SMK ke depan siap kerja karena telah memiliki standar kompetensi yang dibutuhkan oleh industri," kata pria yang akrab disapa Gus Ipul di sela-sela peresmian business center atau laboratorium ritel Alfamart Class di SMK Bisri Syamsuri, Kamis (30/7/2015).
Gus Ipul yang juga sibuk mempersiapkan Muktamar ke-33 NU ini menambahkan, kurikulum ritel ini bisa menjadi alternatif yang bagus bagi siswa SMK. "Arah karirnya pun sudah jelas, lulusan SMK punya pilihan untuk bekerja langsung di industri ritel atau membuka usaha ritel secara mandiri," imbuhnya.
Corporate Affairs Director Alfamart Solihin mengatakan, Alfamart Class di SMK Bisri Syansuri ini merupakan yang pertama di Jombang dan yang ketiga di Jawa Timur setelah SMK PGRI 3 Malang dan SMKN 1 Geger Madiun.
"Outcome program Alfamart Class ini menciptakan lulusan-lulusan SMK yang siap bekerja di lingkungan perusahaan kami sebagai karyawan dengan beberapa kompetensi yang dimiliki," jelasnya.
Melalui program ini, perusahaan ingin menumbuhkembangkan minat masyarakat terhadap dunia ritel melalui proses pembelajaran ritel yang aplikatif.
Saat ini Alfamart Class telah diimplementasikan di 36 SMK yang tersebar di 21 kota, yakni Jakarta, Bandung, Banjarmasin, Makassar, Manado, Medan, Cilegon, Semarang, Madiun, Malang, Denpasar, Plumbon (Cirebon), Pekanbaru, Bogor, Mataram, Cianjur, Sengkang (Sulawesi Selatan), Tondano, Cilacap, Bangli (Bali) dan Jombang.
(fat/fat)











































