BPBD Situbondo pun mulai melakukan pendistribusian air bersih ke wilayah kekeringan, Selasa (28/7/2015).
"Hari ini pengiriman air bersih kita lakukan di dua daerah, yakni Dusun Bendera dan Dusun Leduk di Desa Sumberrejo Kecamatan Banyuputih," kata Sekretaris BPBD Situbondo, Gatot Trikorawan kepada detikcom.
Data yang terdapat di BPBD Situbondo menyebutkan, sebanyak 3.797 Kepala Keluarga atau 8.533 jiwa yang terancam terkena dampak kekeringan terdapat di 14 Dusun.
Belasan dusun itu berada dalam 10 Desa yang tersebar di 8 Kecamatan. Terbanyak, warga yang terancam kekeringan berada di Dusun Karang Tengar Desa Cemara Kecamatan Suboh. Jumlahnya mencapai 263 KK atau 2073 jiwa.
"Semua wilayah kekeringan sudah disiapkan titik-titik pengiriman air, jumlahnya 22 titik. Pengiriman akan dilakukan secara bergilir. Ada 3 armada tangki air bersih yang disiapkan, 2 armada milik Tagana dan 1 armada milik BPBD. Kita memang kerja sama dengan Dinas Sosial," sambung Gatot.
Meski begitu, wilayah bencana kekeringan di Situbondo tahun 2015 ini menurun dibanding tahun 2014 lalu. Menurut Gatot, tahun 2014 wilayah kekeringan tersebar di 20 dusun dalam 15 Desa di 10 Kecamatan, dengan jumlah titik pengiriman airmencapai 29 titik.
"Jadi tahun ini sudah ada penurunan. Bisa jadi karena kegiatan pipanisasi atau yang lainnya yang telah dilakukan pemerintah," pungkas Gatot Trikorawan. (bdh/bdh)











































