Setelah Dirampok, Janda Penjual Kopi Tewas Dibunuh

Setelah Dirampok, Janda Penjual Kopi Tewas Dibunuh

Dion Fajar - detikNews
Selasa, 28 Jul 2015 10:35 WIB
Setelah Dirampok, Janda Penjual Kopi Tewas Dibunuh
Jenazah korban dievakuasi
Tuban -
Seorang janda penjual kopi tewas dibunuh pencuri yang menyatroni rumahnya di Dusun Ngulek, desa Ngadipuro, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban.
Wanita bernama Kastuni (55) itu ditemukan tetangganya tergeletak penuh luka di kamar mandi tiga jam setelah kejadian. Beberapa barang berharga seperti perhiasan emas yang sehari-hari dipakai korban dan uang tunai raib dibawa kabur pelaku.
"Dalam kejadian ini ada dugaan pencurian dengan kekerasan. Karena ada barang yang hilang, berupa perhiasan emas yang menempel di kedua telinga korban, serta ada informasi dari saksi bahwa korban memakai kalung dan gelang," kata Kasat Reskrim Polres Tuban AKP Suharyonno, kepada detikcom usai memimpin olah Tempat Kejadian Perkara, Selasa (28/7/2015)
Menurut Suharyono, terdapat sejumlah luka pada tubuh korban. Diantaranya berada di bagian mata kanan, telinga kiri, dan pangkal leher. Sementara tindakan kekerasan terhadap korban diperkirakan terjadi sekitar 2 jam sebelum ditemukan.
"Keterangan awal dari dokter puskesmas, dimungkinkan meninggalnya sekitar dua jam sebelum ditemukan atau pukul 15.00. Luka ada di mata sebelah kanan, telinga kiri, dan pangkal leher," jelas perwira berbalok tiga tersebut.
Kematian korban pertama kali diketahui oleh dua orang tetangga yang hendak membeli kebutuhan rumah tangga pada pukul 18.30 WIB, Senin (27/7/2015). Kedua tetangga itu curiga, karena tidak biasanya rumah yang sekaligus untuk warung itu masih gelap hingga malam hari.
"Sampai malam lampu belum nyala. Korban dipanggil-panggil juga nggak ada jawaban," terang Kepala Dusun Ngulek, Desa Ngadipuro, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Sugito, yang ditemui di lokasi kejadian.
Saat itu diketahui, pintu rumah korban dalam kondisi sedikit terbuka, tidak dikunci rapat. Sehingga kedua tetangga tersebut masuk untuk mencari korban. Namun betapa terkejutnya mereka menemukan korban sudah tergeletak tak bernyawa di kamar mandi.
"Tadi saksi yang pertama langsung melaporkan ke saya, lalu kita para tetangga langsung menolong korban dari kamar mandi. Tapi ternyata setelah saya lihat kok meninggalnya mencurigakan, jadi langsung lapor polisi," tutur Sugito.
"Sehari-hari korban tinggal sendirian, anaknya di Jakarta dan Jogja. Ini tadi warga juga kaget, dikira meninggal biasa, karena sudah tua," pungkasnya.
(iwd/iwd)
Berita Terkait