"Kalau trem, lagi studi mudah-mudahan akhir tahun ini, molornya awal tahun depan," ungkap Jonan saat meninjau Terminal Purabaya, Jumat (24/7/2015).
Namun Jonan enggan menjelaskan detail pembagian hasil antara Pemkot Surabaya dengan PT Kerata Api, selaku operator yang sebelumnya muncul kabar 70 persen PT KA dan 30 persen Pemkot Surabaya.
Menurutnya, jika biaya operasional tinggi. Pemkot Surabaya harus memberikan subsidi agar menjadi murah.
"Kalau skema 70-30 tidak tahu saya. Biaya operasinya terlalu tinggi ya Pemkot harus beri subsidi. Kalau tidak di subsidi ya tidak bisa," pungkas Jonan.
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memastikan proyek trem Surabaya dibangun tahun ini, dan ditargetkan akan mulai beroperasi paling cepat di 2018.
Proyek trem Surabaya ini memiliki panjang rel hingga 12 km, dengan rute Terminal Joyoboyo hingga Monumen Tugu Pahlawan. (fat/fat)










































