Berdasarkan data Pelindo III, terhitung dari H-15 (2 Juli) hingga hari H (Idul Fitri 1436 H/17 Juli) jumlah penumpang kapal laut mencapai 82.313 orang.
"Jumlah itu meningkat 4,5 % dibanding periode yang sama pada tahun 2014 yang sejumlah 78.765 orang," ujar Kepala Humas Pelindo III Edi Priyanto dalam siaran pers yang diterima detikcom, Kamis (24/7/2015).
Jika ditarik ke belakang lagi, kata Edi, di tahun 2014 juga ada peningkatan sebesar 6,3 % dibandingkan jumlah penumpang tahun 2013 yang sejumlah 77.440 orang. Data terbaru, hingga H+3 tercatat ada 88.176 penumpang atau meningkat 4,4 persen dibandingkan H+3 tahun lalu yang sebesar 84.427 orang.
Edimenambahkan, pemudik penumpang kapal laut yang tiba di Pelabuhan Tanjung Perak sebagian besar merupakan pemudik asal Makassar, Sulawesi Selatan dan dari sejumlah pelabuhan besar di Pulau Kalimantan seperti Batulicin, Balikpapan, Kumai, dan Sampit.
Sebagian besar pemudik penumpang kapal laut diangkut dengan kapal-kapal Pelni yang berkapasitas besar. Setidaknya ada 38 kapal yang dioperasikan selama musim mudik tahun ini, 15 kapal Pelni dan 23 kapal milik swasta, seperti kapal ro-ro dan kapal perintis.
Untuk sebagian pemudik yang belum terangkut, dikerahkan beberapa kapal perang TNI-AL. Seperti di antaranya KRI Teluk Hading yang mengangkut 442 orang dari Pelabuhan Banjarmasin, Kalimantan Selatan ke Pelabuhan Tanjung Perak.
Kemudian untuk rute Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta-Pelabuhan Tanjung Perak, arus mudik sejumlah 673 penumpang yang membawa tak kurang 200 sepeda motor dilayani oleh KRI Surabaya dan arus balik dilayani oleh KRI Makassar yang mengangkut 710 orang dan 140 sepeda motor.
Pemudik yang tiba di Pelabuhan Tanjung Perak dan Tanjung Emas Semarang juga semakin dimanjakan dengan adanya berbagai fasilitas mudik gratis, misalnya Pelindo III yang menyediakan bus gratis selama H-7 hingga H-1 lebaran yang telah mengangkut lebih dari 5.000 penumpang kapal laut ke berbagai kota tujuan di Jawa Timur dan Jawa Tengah. (iwd/iwd)










































