Mereka yang rata-rata perempuan lari terbirit-birit masuk ke kantor Wali Kota Probolinggo. Sebagian besar yang terlambat ada yang bersembunyi di mobil yang parkir di jalan raya.
Sementara bagi PNS yang memaksa untuk masuk kerja, mereka harus menerima rasa malu karena Satpol PP bersikeras mengusirnya dari dalam ruangan. Mereka diperbolehkan masuk ruangan setelah apel pagi selesai.
Menurut Wali Kota Probolinggo, Hj Rukmini Buchori, bagi PNS yang terlambat akan dikenakan sanksi administrasi, namun jika PNS yang tidak masuk dengan alasan tidak jelas, Wali Kota menindak tegas kepada mereka yakni penundaan kenaikan pangkat.
"Ini kami lakukan agar para PNS di lingkungan Pemkot Probolinggo, mempunyai efek jera dan tidak mengulangi perbuatan seperti ini. Selain itu, agar mereka tetap disiplin dalam bekerja," urai Rukmini, saat ditemui detikcom usai apel pagi.
Selanjutnya, acara di halaman pemkot digelar halal bihalal seluruh pegawai di lingkungan Pemkot Probolinggo. (iwd/iwd)











































