"Mereka (inspektorat dan staf pemerintahan) sudah jalan ngecek absensi online," katanya usai hahal bi halal dengan seluruh pejabat dan PNS di lingkungan Pemkot di Balai Kota Surabaya, Rabu (22/7/2015).
Risma biasa disapa optimis tidak ada PNS maupun pejabat yang membolos pada hari pertama kerja. Kalaupun tidak masuk, ada izin tertulis.
Namun, wali kota perempuan pertama dalam sejarah pemerintahan Kota Surabaya ini tetap menyiapkan sanksi tegas berupa penundaan kenaikan jabatan hingga pemecatan jika terbukti bolos.
"Ya nanti kita lihat penyebabnya tidak masuk. Alhamdulillah tahun kemarin ada yang tidak masuk tapi punya alasan sakit setelah kita cek punya surat sakit dan ada juga di rumah sakit karena sakit, insya Alloh tidak ada karena kita beri tindakan tegas," pungkas mantan Kepala Bappeko Surabaya ini. (fat/fat)











































