General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Yusuf Hadi mengungkapkan, ratusan ribu penumpang masuk ke Pulau Jawa secara bergelombang sejak Kamis (2/7) lalu dan puncak kepadatan penumpang terpantau telah terjadi sejak H-6 lebaran.
Fenomena arus mudik di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk tahun ini terpantau mengalami sedikit perubahan. Data dari PT ASDP Ketapang, total penumpang yang masuk ke Pulau Jawa berjumlah 497.658 orang.
Pada H-2 ini 35 Kapal Roro yang disiagakan telah mengangkut sebanyak 64.799 penumpang. Jumlah pengendara roda 2 sebanyak 15.934 unit atau naik sekitar 6 persen dan kendaraan roda 4 sebanyak 5631 unit atau turun hingga 8 persen.
"Sehingga kesimpulan sementara pada H-3 adalah puncak produksi untuk kendaraan roda dua sementara puncak produksi penumpang dan kendaraan roda empat terjadi pada H-6 lalu. Pengoperasian dermaga baru dan bantuan kapal Portlink 7 dinilai efektif memecah antrean dan penumpukan kendaraan," ungkap Yusuf Hadi, Rabu (15/7/2015).
PT ASDP Ferry Indonesia, Ketapang, Banyuwangi menambahkan, pihaknya sempat khawatir dampak kepadatan kendaraan akibat letusan Gunung Raung yang berakibat pada penutupan sejumlah bandara. Namun kekhawatiran itu kini tidak terjadi di gerbang utama penyeberangan Pulau Bali dan Pulau Jawa itu. Masyarakat juga dinilai mampu memilih waktu penyeberangan yang menyebar.
"Kami memberikan apresiasi positif bagi pengguna jasa yang telah dapat memilih waktu penyeberangan yang tepat sehingga dapat menyeberang lebih nyaman danĀ tentunya juga telah mendukung kelancaran arus mudik tahun ini," tutupnya. (fat/fat)











































