Kapal Barang Disulap Jadi Kapal Pemudik Gratis ke Pulau Sapeken

Kapal Barang Disulap Jadi Kapal Pemudik Gratis ke Pulau Sapeken

Ardian Fanani - detikNews
Rabu, 15 Jul 2015 13:25 WIB
Kapal Barang Disulap Jadi Kapal Pemudik Gratis ke Pulau Sapeken
Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Kapal barang KM LSJ 501 disulap menjadi kapal penumpang yang membawa 200 pemudik dari Pelabuhan Tanjungwangi menuju Sapeken Madura, yang digelar Pelindo III.

Hawa panas dan pengap langsung menyambut tatkala masuk ke kapal tersebut. Maklum, atap yang menjadi naungan para penumpang, hanyalah terpal biru berukuran besar. Terpal itu sekedar menutupi penumpang dari terik panas dan terpaan angin.

Tentu saja kapal itu tidak ada kursi atau bangku yang bisa menjadi alas duduk.

"Terasa panas dan pengap. Tapi kita harus menerima, lah wong gratis, apalagi kita sudah 5 harian menunggu di sini," ujar Mustaqim, salah satu pemudik gratis, kepada detikcom, Rabu (15/7/2015).

Sementara terkait cuaca buruk di Laut Jawa beberapa hari ini, Mustaqim mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada tuhan.

"Kita serahkan ke Tuhan. Kita saat ini ditakdirkan pulang," pungkasnya.

Kasat Polair Banyuwangi AKP Basori Alwi mengaku memaklumi kondisi kapal yang seadanya. Sebab menurutnya, penduduk di sekitar Kepulauan Madura, sudah terbiasa dengan kapal seperti itu. Sebab kapal yang besar ataupun lebih dari kapal yang disediakan tersebut, terkendala saat sandar di Pulau Sapeken.

"Ya hanya kapal seperti itu yang bisa sandar. Mereka sudah terbiasa dengan kapal seperti itu," jelasnya.

Sementara Nakhoda KM LSJ 501, Sylvana Sambur, mudik gratis ke Sapeken ini merupakan kerja bareng antara Pemprov Jatim dan Pelindo III. Untuk kondisi kapal, menurutnya sangat prima. Hanya saja tertundanya pemberangkatan kemarin karena cuaca yang buruk.

"Kita siap berangkat. Sebelumnya kita di cek kelengkapan dan sarana serta prasarana mudik gratis ini," jelasnya.

Data dari BMKG, cuaca Laut Jawa sudah aman. Tercatat untuk ketinggian gelombang 1,5 sampai 2 meter. Sementara untuk kecepatan angin sudah mulai turun dari 20 knot lebih, kini hanya 5 knot.

Namun jika nantinya tiba-tiba cuaca memburuk pihaknya meminta kapal untuk kembali ke Tanjungwangi," kata Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjungwangi, Agus Sularto.

Pemudik gratis yang diberangkatkan kali ini adalah pemudik yang seharusnya berangkat Senin (13/7) lalu. Namun terkendala cuaca buruk dan gelombang tinggi 4 meter.

Jadwal mudik dan balik gratis ini melayani 6 kali pemberangkatan. Yang perdana, berangkat dari Pelabuhan Tanjungwangi tanggal 11,13,15/7 dan balik dari Pelabuhan Sapeken 18, 20, 22/7 pada pukul 10.00 wib. Kapasitas kapal LSJ 501 yang berjumlah 200 orang ini akan menempuh perjalanan sejauh 120 mil dan ditempuh selama 14 jam dengan catatan jika cuaca baik. (fat/fat)
Berita Terkait