"Sudah kita sepakati, diimbau untuk tidak takbir keliling. Sebenarnya yang tepat di masjid-masjid atau mushola," kata Irjen Pol Anas Yusuf, Rabu (15/7/2015).
Kapolda Jatim ini mengatakan, ketika ada yang menggelar takbir keliling, nanti akan dikoordinasikan dengan polres setempat, untuk membantu pengawalan supaya tertib di jalan raya.
"Belum tentu juga pada saat konvoi itu melakukan takbiran dengan khusyuk. Malah kadang-kadang ada yang lempar mercon. Kita nggak mau itu," terangnya.
Terkait penggunaan mobil bak terbuka yang digunakan untuk mengangkut orang untuk takbir keliling, atau menggunakan moda transportasi darat itu untuk berlebaran, mantan Wakabareskrim Mabes Polri ini meminta jajarannya untuk melakukan teguran dan operasi simpatik.
"Susah juga, tetapi kita imbau. Kalau kita tilang bisa saja, tapi ini kita melihat angkutan yang dimiliki oleh masyarakat mungkin seperti itu, dalam rangka mungkin dianggap sebagai syiar Islam," tandasnya. (fat/fat)










































