17 Ribu Guru Ngaji di Banyuwangi Dapat Insentif

17 Ribu Guru Ngaji di Banyuwangi Dapat Insentif

Putri Akmal - detikNews
Selasa, 14 Jul 2015 13:17 WIB
17 Ribu Guru Ngaji di Banyuwangi Dapat Insentif
Foto: Putri Akmal
Banyuwangi - Jelang lebaran, Pemkab Banyuwangi bagi-bagi dana insentif bagi para guru ngaji sebesar Rp 4,25 miliar. Total alokasi dana insentif guru ngaji ini berjumlah Rp 8,5 miliar, namun sisa dari insentif akan dibagikan akhir tahun nanti.

Insentif milyaran rupiah itu disalurkan pada 17 ribu guru ngaji yang ada di Banyuwangi. Insentif tersebut disalurkan melalui Yayasan Pendidikan Muslimat Nahdlatul Ulama Nabawi dan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan TK Al Quran (LPPTKA) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) setempat.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, pemberian insentif ke guru ngaji merupakan program rutin yang telah dilaksanakan sejak beberapa tahun terakhir. Insentif ini diharapkan bisa ikut menyemangati para guru mengaji yang mengabdi hingga ke kampung-kampung.

"Mohon jangan dilihat jumlahnya, karena mungkin nilainya minim. Ini sebagai bentuk sambung rasa pemerintah daerah dengan guru ngaji yang telah banyak mendidik anak-anak. Program ini sudah kami selenggarakan setiap tahun sejak 2011 dan ke depan kami akan terus tingkatkan nilainya," ungkap Anas, Selasa (14/7/2015).

Menurut Anas, guru mengaji mempunyai peran strategis sebagai pendidik anak di bidang agama. Di antaranya adalah menanamkan nilai agama yang toleran sejak dini. Selain itu guru ngaji bisa menanamkan spirit belajar giat dan bekerja keras kepada anak-anak sejak dini. Para guru mengaji bisa menyemangati anak-anak di kampung-kampung untuk giat menuntut ilmu.

"Ustadz dan ustadzah menjadi pintu masuk bagi internalisasi ajaran-ajaran agama ke anak-anak. Beliau-beliau itu bisa menanamkan nilai-nilai Islam yang ramah dan menghargai perbedaan. Anak-anak disemangati untuk menuntut ilmu, apalagi sudah ada beasiswa Banyuwangi Cerdas," ujar Anas.

Sementara salah seorang pengajar di Taman Pendidikan Al Quran Kabat, Fitriani, mengaku senang mendapatkan insentif ini. Ia baru mengetahui jika guru ngaji di Banyuwangi bisa memperoleh insentif tambahan dari Pemkab setempat.

"Alhamdulillah dapat tambahan dari pemkab. Sebelumnya saya tidak tahu kalau setiap guru ngaji dapat insentif. Lumayan, bisa untuk tambah kebutuhan lebaran," tutup perempuan yang baru setahun ini menjadi guru ngaji tersebut. (fat/fat)
Berita Terkait