"Sudah dua hari ini ombaknya besar tak ada yang berani melaut," kata Muhlis, nelayan di Kedawang Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan, Senin (13/7/2015).
Selain tak melaut, para nelayan harus bersusah payah menjaga perahu-perahu yang bersandar agar tak saling bertabrakan dihempas ombak. Hal itu dilakukan para nelayan di Desa Kedawang, Kapasan dan Watuprapat.
"Sudah ada dua perahu yang hancur bertabrakan," terangnya.
Rofi'i, nelayan asal Desa Kapasan mengatakan, ombak di tengah laut saat ini mencapai 5 meter sedangkan di pesisir mencapai 2 meter.
"Kalau nekat melaut yang digulung ombak," kata Rofi'i.
Para nelayan di Nguling ini berharap agar cuaca kembali normal sehingga bisa kembali melaut. Di tiga desa ini terdapat ratusan perahu nelayan tradisional.
(fat/fat)











































