Karyawan gadungan ini berlagak sebagai bagian survey anggunan yang akan dijaminkan pada bank. Dengan modus cepat terealisasi pencairan, tersangka meminta uang yang bervariasi kepada korbannya.
Aksi nekat lelaki pengangguran ini akhirnya terbongkar setelah beberapa korbannya melaporkan kejadian ini ke Mapolres Bojonegoro. Tersangka akhirnya dicokok di sekitar raumahnya saat asyik minum kopi.
Dari keterangan paa korban, rata-rata uang yang diberikan pelaku berkisaran belasan juta per orangnya. Karena nilai kredit berkisar antara Rp 1 - 3 miliar.
"Tersangka ini mengaku sebagai karyawan Bank Mandiri, menipu banyak orang yang bingung cari hutang. Sama tersangka disuruh kredit ke bank dan diproses olehnya, tetapi uang sudah banyak diberikan, kredit tidak cair," kata Kapolres Bojonegoro, AKBP Hendri Fiuser kepada wartawan di kantornya, Kamis (9/7/2015).
Kapolres mengimbau agar para korban yang belum melapor untuk segera mendatangi kantor polisi. Warga diharapkan lebih waspada apalagi menjelang lebaran, kriminalitas biasanya cukup banyak. (fat/fat)











































