Kemacetan ini diakibatkan perbaikan jalur rel ganda yang memotong jalur jalan poros Surabaya-Lamongan. Kemacetan terjadi sejak Rabu (8/7/2015) dan hingga pukul 14.00 WIb, Kamis (9/7/2015) masih berlangsung.
Informasi yang dihimpun detikcom menyebutkan, perbaikan rel KA di jalur ganda memotong jalan poros ini dilakukan karena blok rel KA sudah banyak yang terlepas. Saat ini perbaikan rel KA dilakukan di jalur lintasan KA di Jalan Panglima Sudirman, sebelah barat Stadion Surajaya Lamongan. Meski ditargetkan akan selesai dalam 1 hari, namun hingga kini kemacetan yang parah masih juga terjadi.
Pengawas proyek perbaikan rel KA di jalur ganda Supriono mengatakan, perbaikan yang dilakukan adalah perbaikan blok rel KA yang sudah banyak terlepas. Kerusakan blok ini, kata Supriono, bisa membahayakan kereta api yang akan lewat maupun pengguna jalan yang melintas.
"Perbaikan dilakukan dengan cara mengelas blok-blok yang lepas tersebut," kata Supriono kepada wartawan di lokasi.
Salah seorang sopir truk, Dwi mengaku kemacetan panjang ini kerap kali terjadi di 2 perlintasan rel KA. Selain karena perbaikan, kondisi kemiringan jalan akibat rel KA juga menjadi penyebab seringnya kemacetan terjadi dan bahkan kecelakaan.
"Sumpek juga mas, tiap kali lewat mesti macet," akunya.
Seringnya kemacetan dan kecelakaan di jalur poros ini juga disebabkan tingginya volume kendaraan yang melalui jalur ini dan juga tingginya KA yang melintas yang mencapai 70 kereta api setiap harinya. Jalur ganda rel KA yang bisa membahayakan pengguna jalan ini terbukti dengan banyaknya truk bermuatan berat yang terguling saat berada di jalur ini.
(fat/fat)











































