"Ini hasil operasi di seluruh wilayah Pacitan, baik di kota Kecamatan Pacitan maupun di kecamatan-kecamatan lain yang ada di wilayah Pacitan ini," kata AKBP Taryadi, Kapolres Pacitan usai pemusnahan di halaman mapolres, Jl Ahmad Yani, Kamis (9/7/2015) pagi.
Kapolres mengatakan sejuah ini pihaknya masih menyelidiki asal barang haram itu. Sebab di Pacitan sendiri dipastikan tidak ada pabrik pembuat minuman keras. Semua barang bukti yang disita merupakan minuman beralkohol yang beredar tanpa izin.
"Termasuk yang oplosan belum kita ketahui. Ini hanya miras yang tidak berizin," tambahnya.
Berkait akan datangnya Idul Fitri 1436 H, lanjut Taryadi, pihaknya juga menggelar operasi bersandi Ketupat Semeru 2015. Operasi kemanusiaan ini melibatkan 196 personel dari seluruh jajaran. Aparat selanjutnya akan bertugas di 8 pos pengamanan, 1 pos pelayanan, dan 2 pos pantau. Mereka juga patroli ke titik-titik rawan.
Kapolres juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Ini karena kemungkinan peningkatan kriminalitas menjelang dan selama Idul Fitri. Di pihak lain, polri akan berupaya maksimal menciptakan keamanan dan ketertiban sehingga warga dapat berlebaran dengan nyaman.
"Eskalasi kriminalitas kemungkinan meningkat. Tetapi kita akan meminimalisir itu antisipasi dengan penggelaran pasukan. Termasuk yang pospam dan patroli ke daerah rawan," ujarnya.
Pemusnahan barang bukti miras dilaksanakan usai gelar pasukan dihadiri Forum Pimpinan Daerah dan tokoh agama. (bdh/bdh)











































