Ratusan orang yang diamankan ini terjaring diantaranya, terminal bus tawang alun, stasiun kereta api, pasar-pasar tradisional, pusat perbelanjaan, traffic light, parkir liar, terminal angkutan kota serta lokasi pangkalan ojek dan angkutan umum.
"Kita akan terus lakukan operasi premanisme selama bulan ramadan dan perayaan Hari Raya Idul Fitri yang tak lain untuk memberikan raza nyaman dan kondusif," kata Kapolres Jember, AKBP Sabilul Alif dalam siaran pers yang diterima detikcom, MInggu (28/6/2015).
Dari 150 orang, 32 diantaranya menjalani proses hukum dan 118 dilakukan pembinaan.
Selain ratusan orang yang diduga preman, petugas juga mengamankan barang bukti diantaranya 2 buah senjata tajam (sajam), 1 buah obeng, 20 botol miras dan 7 botol alcohol (70%), uang tunai Rp 770 ribu serta 4 lembar karcis palsu.
"Kita juga menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan peka terhadap keadaan situasi dan kondisi lingkungan sekitarnya," tegas Sabilul. (ze/ugik)











































