Kini, warga sedikit lega setelah ada tiga ekor ular yang memiliki besar hampir sepaha orang dewasa berhasil ditangkap. Warga sepekan ini memang melakukan perburuan karena penduduk sudah mulai resah, takut menjadi santapan binatang melata itu.
Kini ketiga ular phyton tersebut dipelihara Busro Ilham di rumahnya. Namun karena tidak memiliki kandang, ular ditempatkan di dalam bekas rombong bakso.
"Sayang ini luka semua, kena bacok arit warga saat penangkapan. Kalau rencananya sih mau dipelihara sendiri," katanya, Minggu (28/6/2015).
Kemunculan ular-ular ini memang membuat heran penduduk. Sebab, lokasi desa yang disatroni ular ini jauh dari hutan jati. Selama ini, ular-ular itu telah memangsa hewan ternak milik warga.
"Seperti ayam dan unggas milik warga sudah dimangsa," tutur Busro. (ugik/ugik)











































