"Sopirnya mengantuk. Posisi mobil dan rombongan sahur sama-sama dari arah selatan," kata Kaposlantas Purwosari, Aiptu Abdillah, di RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan, Jumat (26/6/2015).
Polisi sudah melakukan olah TKP kecelakaan di lokasi, depan KUD Cuban Blimbing Kecamatan Wonorejo. Sopir Gran Max warna silver masih menjalani pemeriksaan.
"Gran Max dari Malang mau ke Probolinggo. Jalan memang sepi saat kejadian pukul 01.30 dini hari," terang Abdillah.
Sementara orangtua korban tewas Wahyu Ponco Prasetyo, Ino (55) mengaku shock anaknya sudah terbujur kaku. Ia mengaku mendapat kabar dari polisi jika putranya jadi salah satu korban kecelakaan patrol sahur. Mendapat kabar tersebut, ia langsung bergegas ke rumah sakit dengan harapan anaknya selamat. Namun saat tiba di rumah sakit ia syok mendapati putranya sudah meninggal.
"Dia anaknya baik. Dan saya tidak ada firasat apa-apa," ujar Ino.
Ino didampingi kakak Wahyu, Nur Ainiyah yang baru datang dari Sidoarjo begitu mendengar kabar adiknya mengalami kecelakaan. Nur juga hanya bisa menangis melihat jenazah adiknya.
"Saya dapat kabar langsung datang ke sini," ujar Nur terus menangis.
Rata-rata korban luka merupakan remaja berusia belasan tahun. Mereka yakni Ibrahim (13) mengalami luka dahi robek, Ahmad Fadilah (pelajar) mengalami luka bibir memar pelipis kanan robek, Ifan Fadilah (15), Ahmad Jupri (19) mengalami luka di tangan kanan, Arnol Jimi (pelajar) luka kaki kiri dan pinggul, Nanang (30) luka kaki kiri dan kanan. Mereka semua warga Desa Wonorejo.
Sedangkan korban luka dari Desa Pakijangan yakni M Angga (17) luka di pelipis kanan, Zainal Abidin (17) luka lecet kaki kiri dan baju kiri, Wildan (pelajar) luka pelipis mata dan M Hisbulloh (17) tangan kanan lecet.
Insiden di Jalan Raya Purwosari-Pasuruan, tepatnya di Desa Cuban Blimbing Kecamatan Wonorejo, menewaskan remaja bernama Wahyu Ponco Prasetyo (15) warga Desa Pakijangan Kecamatan Wonorejo. 5 orang luka berat dan 9 lainnya mengalami luka ringan akibat kejadian tersebut.
Peserta patrol sahur rata-rata anak-anak dan remaja yang berasal dari dua desa yakni Pakijangan dan Wonorejo. (fat/fat)











































