Kejaksaan Lacak Aset 2 Pengurus Kadin Tersangka Korupsi Dana Hibah

Rois Jajeli - detikNews
Rabu, 24 Jun 2015 21:05 WIB
Surabaya - Penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur akan melacak dan menyita aset tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah untuk Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur.

Dana hibah dari Pemprov Jawa Timur tahun anggaran 2011-2014 ke Kadin Jatim sebesar Rp 62 Milliar. Dari nilai tersebut, berdasarkan hasil audit BPKP Jatim, negara dirugikan sekitar Rp 26 Milliar.

Sedangkan, penyidik sampai saat ini sudah menyita pengembalian uang negara dari kedua tersangka Nelson Sembiring dan Diar Kusuma Putra sebesar Rp 8,2 milliar.

"Kita akan lacak semua aset tersangka. Hartanya akan kita sita semua," kata Kasi Penyidikan Tipidsus Kejati Jatim Rohmadi kepada wartawan di kantor kejati, Jalan A Yani, Surabaya, Rabu (24/6/2015).

Ia mengatakan, pelacakan aset tersebut dilakukan, karena uang negara yang dikembalikan dari kedua tersangka Nelson Sembiring- Wakil Ketua Bidang ESDM Kadin Jatim dan Diar Kusuma Putra- Wakil Ketua Bidang Hubungan Kerjasama Antar Provinsi Kadin Jatim, masih jauh dari nilai kerugian negara.

"Aset-asetnya akan dikuasai negara. Kalau nanti dari hasil pengadilan uang dan hartanya melebihi dari kerugian negara, kita kembalikan," terangnya.

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai aset dan harta apa saja yang sudah dilacak dan disita dari duanya tersangka yang sudah ditahan di Rutan Medaeng, Sidoarjo, Rohmadi enggan menjelaskannya.

"Tidak perlu kami sebutkanlah," tandasnya.

(roi/ugik)