Dua Ribu Bibit Mangrove Ditanam di Pantai Wringin Putih

Dua Ribu Bibit Mangrove Ditanam di Pantai Wringin Putih

Putri Akmal - detikNews
Rabu, 24 Jun 2015 15:15 WIB
Dua Ribu Bibit Mangrove Ditanam di Pantai Wringin Putih
Foto: Putri Akmal
Banyuwangi - Abrasi pantai di kawasan Wringin Putih, Muncar, Banyuwangi semakin meluas. Hingga kini bentangan abrasi yang menggerus bibir pantai ini mencapai lebih dari 200 meter. Untuk mencegah kerusakan ekosistem laut dan abrasi yang semakin melebar, pantai di kawasan rawan abrasi ini siang tadi beramai-ramai ditanami bibit mangrove.

Sekitar 2 ribuan bibit mangrove hasil budidaya kelompok usaha produktif makmur Muncar dipindah tanam kan di Teluk Panggang. Program rehabilitasi ini merupakan program NEWtrees yang dicanangkan oleh World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia.

Perbaikan fungsi ekosistem prioritas di kawasan Wringin Putih dinilai sejalan dengan upaya yang dilakukan pemerintah dalam mengintegrasikan pembangunan sektoral dengan daya dukung lingkungan di tingkat bentang alam. Terlebih lagi lokasi ini masuk dalam lokasi green belt.

"Lokasi ini merupakan lokasi gundul bakau dan jadi salah satu areal green belt sepanjang pantai. Lokasi ini dulu bekas tebangan bakau dan sekarang abrasi nya kira-kira lebih dari 200 meter, harus segera di tanami bakau kembali," ujar Primayunta, perwakilan WWF saat ditemui di lokasi, Rabu (24/6/2015).

Merehabilitasi dan mengembalikan fungsi hutan bakau yang begitu besar bagi keberlangsungan hidup masyarakat di Desa Wringin Putih memang perlu peran serta seluruh elemen. Peran serta ini diambil PT Bank Central Asia (BCA) yang masih merupakan salah satu rangkaian program kepedulian sosial Bakti BCA.

Lingkungan hidup dipilih menjadi fokus kegiatan ulang tahun dan CSR BCA pada tahun ini. Selain di lingkungan perkembangan kelautan mangrove, bank swasta ini juga membantu pembangunan desa wisata dan pelatihan pendidikan pariwisata masyarakat.

"Kita ingin berpartisipasi tidak hanya memikirkan bisnis, tapi kita bantu masyarakat terutama supaya kehidupan  di bumi menjadi semakin baik. Generasi ke generasi bisa menikmati ekosistem yang seimbang," kata Iwan Senjaya, Kepala Kantor Wilayah VII Malang usai penanaman mangrove di Teluk Panggang.

Program penanaman bibit mangrove di Wringin Putih merupakan rangkaian kegiatan penanaman mangrove yang tersebar di  sembilan wilayah di seluruh Indonesia. Kegiatan ini juga dijadikan bakti sosial untuk bangsa dalam bahu-membahu memberikan kontribusi dalam rehabilitasi dan pelestarian hutan mangrove. Tak hanya sekedar menanam saja, bibit mangrove ini akan dipantau dan dipelihara hingga kurun waktu 5 tahun ke depan.

"Tak hanya berhenti usai penanaman saja, selama pertumbuhan mangrove ini dipantau dan dirawat hingga survive selama 5 tahun ke depan," pungkasnya.

(fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini