"Korban memang bukan warga sekitar lokasi. Kami sedang menyelidiki kasus ini," kata Kasubbag Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Lily Djafar kepada detikcom, Selasa (23/6/2015).
Lily mengaku belum mengerti motif dari kasus ini. Selain pelaku yang belum tertangkap, warga juga tidak tahu menahu tentang peristiwa Senin malam tersebut.
Dari informasi yang dihimpun, korban saat itu bermaksud menagih utang kepada Adus, warga Jalan Sidotopo Kidul di Jalan Kunti. Utang itu diduga adalah utang hasil kejahatan antara korban dan Adus.
Namun saat menagih utang, diduga terjadi salah paham yang membuat mereka cekcok. Cekcok itu berubah menjadi perkelahian. Korban pun terpojok karena Adus dibantu oleh dua temannya.
Dalam perkelahian itu, senjata tajam (sajam) pun berbicara. Korban terkena sabetan sajam di punggung, lengan dan betisnya hingga terkapar. Melihat korban tergeletak, para pelaku langsung kabur.
Warga yang mengetahui keributan itu segera membawa korban yang berlumuran darah ke RS AL Irsyad. Namun dalam perjalanan, korban tewas. Jenazah korban lalu dievakuasi ke kamar mayat RSU dr Soetomo. (fat/fat)










































