Warga menunggu antrean berharap mendapat uang Rp 75 ribu-Rp 150ribu, yang ditukarkan dengan kupon. 50 Personel berjaga dalam pembagian zakat tersebut.
"Kami menurunkan 50 anggota untuk mengamankan pembagian zakat. Agar pembagian tertib, kami memisahkan laki dan perempuan," kata Kabag Ops Polres Sumenep, Kompol Edy Purwanto di lokasi, Senin (22/6/2015).
Sementara salah seorang anak SMP, Moh Rizki (10) mengaku dirinya ingin membeli sepatu setelah menerima uang tersebut dengan ibunya.
"Saya belikan sepatu untuk sekolah nanti," jelas Rizki.
Sementara Hasbu, pemberi zakat mengaku tahun ini dirinya menyediakan uang tunai Rp 1,3 miliar untuk dibagikan ke fakir miskin di sejumlah daerah di Kabupaten Sumenep.
"Tahun ini saya siapkan Rp 1,3 miliar," tambah Hasbu.
Sementara pemberian secara variasi ini dilakukan berdasarkan kondisi penerima zakat yang sudah tua, miskin dan anak yatim.
"Masing-masing penerima atau yang dapat uang antara Rp 75 ribu dan ada yang Rp 150 ribu," tegasnya.
Dari pantauan detikcom, antrean panjang itu dijaga ketat polisi. Terlihat ibu-ibu ada yang menggendong anak-anaknya untuk ikut berdesak-desakan. (fat/fat)










































