Tapi pasien tersebut bukanlah ABK sebenarnya dari MV Scotian Express. Pasien bernama Di Jian Lie itu merupakan ABK pengganti.
"Dia (pasien) datang dari Tiongkok lewat Hongkong lalu ke Surabaya (Juanda). Tiba di Surabaya Selasa (16/6/2015)," ujar Humas Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI) Abdul Wahab Wijanarko saat dihubungi detikcom, Kamis (18/6/2015).
Wahab mengatakan, setelah menginap beberapa jam di kapal, pria 37 tahun itu mengalami demam. Suhu tubuhnya tinggi hingga 38-39 derajat celcius. Laporan itu segera disampaikan ke Kantor Kesehatan Pelabuhan Tanjung Perak.
"Pada akhirnya WNA Tiongkok itu dibawa ke RSU dr Soetomo untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut," pungkas Wahab. (fat/fat)











































