"Selama puasa ini kita takjil reguler hingga 2 ribu yang berada di masjid dan sekitarnya. Sedangkan untuk hari Minggu biasanya kita menyiapkan hingga 3 ribu takjil," kata Humas Masjid Al-Akbar Surabaya Helmi M. Noor kepada detikcom saat dihubungi, Kamis (18/6/2015).
Helmi menambahkan takjil yang dipersiapkan diberikan 5 menit menjelang maghrib. Berupa air mineral dan 5 biji kurma. Setelah itu salat maghrib berjamaah dan buka puasa yang sudah dipersiapkan panitia.
"Selain buka puasa, pada 10 malam terakhir kita juga menyiapkan sahur. Biasanya 500 hingga 1.000 tapi pasti berlebih hingga 2 ribu," tambahnya.
Sementara program-program yang diberikan selama puasa yakni, 15.30 ngabuburit diisi dengan musik hadrah, nasyid dan lain-lain. Tepat pukul 16.30 WIB, ngabuburit berhenti diganti dengan 'Ngaji Kitab Kuning Riyadus Sholihin', yang diisi dengan 9 ustadz secara bergantian 3 hari sekali.
Setelah maghrib dan buka puasa, digelar tausiyah dan dilanjutkan tarawih berjamaah dan diteruskan tadarus hingga pukul 23.00 WIB.
"Nah biasanya 10 malam terakhir, masjid kita buka 24 jam karena banyak umat yang beritikaf. Kita mengajak umat untuk salat malam berjamaah sekitar pukul 01.30 WIB dan dilanjutkan sahur," tambahnya.
Bagi yang ingin meneruskan hingga dhuhur, kata Helmi, umat Islam silahkan beritikaf di masjid.
"Dalam bulan ramadan, kita juga menggelar pondok romadhon sehari bagi siswa SMP-SMA saat libur sekolah. Baik personal maupun kolektif. Biasanya diisi dengan mengaji, seminar lakukan," tegasnya. (fat/fat)











































