Makam kakek yang telah memiliki 5 cucu ini dibongkar karena laporan pihak keluarga Rantam yang curiga saat memandikan jenazah terdapat bekas luka jeratan di leher.
"Saat dimandikan itu kita curiga ada bekas jeratan yang membiru di leher. Dan selalu ditutupi tangan oleh keluarga," kata Sunardi, adik kandung Rantam kepada detikcom di makam desa setempat Selasa (16/6/2015).
Sementara ratusan warga menyaksikan proses pembongkaran mayat yang masih berlangsung dengan penjagaan ketat polisi. Penyidik juga meminta keterangan Ramiti (50), istri Rantam, Hariyadi dan Ramiyati anak dan menantunya yang selama ini tinggal satu rumah.
Hingga kini motif dari dugaan pembunuhan ini belum diektahui. Tim forensik dan polisi berupaya mengungkap misteri kematian kakek Rantam dengan dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Bojonegoro AKP Jeni Al Jauza. (fat/fat)











































