"Ada luka jeratan di leher," kata Pjs Kanit Reskrim Polsek Asemrowo Iptu Endry kepada wartawan di lokasi, Minggu (14/6/2015).
Luka jeratan itulah, kata Endry, yang diduga menewaskan korban yang hingga kini belum diketahui identitasnya itu. Tidak hanya jeratan, leher korban juga diikat dan ikatannya disambungkan dengan tali yang mengikat tangan dan kakinya.
"Ada beberapa tali yang digunakan untuk mengikat korban. Ada tali rafia dan tali tambang. Tali itu diikat secara tak beraturan," pungkas Endry.
Selain diikat, kepala korban dibungkus menggunakan plastik bening. Korban kemudian dimasukkan kardus untuk kemudian dimasukkan karung. Lalu dilempar ke dalam sungai. (fat/fat)











































