Pertama di Indonesia, Sertifikat Tanah Diantar ke Rumah

Pertama di Indonesia, Sertifikat Tanah Diantar ke Rumah

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Kamis, 11 Jun 2015 19:47 WIB
Pertama di Indonesia, Sertifikat Tanah Diantar ke Rumah
Petugas delivery service yang mengantarkan sertifikat ke rumah pemilik
Surabaya - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kanwil Jatim terus berinovasi dalam pelayanannya. Setelah layanan tujuh menit (lantum) dan car free day service, kini ada layanan delivery service.

"Delivery service ini adalah layanan pengantaran sertifikat yang sudah selesai pengurusannya kepada pemiliknya," kata Kepala Kantor Wilayah BPN Jatim Muchtar Deluma kepada wartawan dalam acara Launching Delivery Service Larasita di Kantor Pertanahan Kota Surabaya II Sekretriat Larasita, Kamis (11/6/2015).

Muchtar mengatakan, layanan ini berawal dari masih banyak ditemukannya sertifikat yang tidak diambil pemiliknya. Jumlahnya pun ratusan. Bahkan ada sertifikat tahun 2007 yang belum diambil pemiliknya.

"Kami merasa ada tanggungjawab kepada pemilik sertifikat tersebut," lanjut Muchtar.

Dari situlah, kata Muchtar, layanan delivery service ini tercipta. Muchtar menambahkan, layanan ini tidak dikenakan biaya alias gratis.

"Gratis, biayanya dibebankan pada anggaran," ujar Muchtar.

Alasan lain yang mendasari terciptanya layanan delivery service ini adalah tingkat kesibukan pemilik sertifikat yang tidak mempunyai waktu untuk mengambil sertifikatnya.

Selain itu, pemilik sertifikat tidak mengambil sertifikatnya mungkin juga dikarenakan tidak mempunyai uang. "Mungkin saja tidak ada uang transport untuk ke sini. Dan mungkin saja tidak punya uang dengan pikiran mengambil sertifikat pasti harus membayar," terang Muchtar

Dan alasan satu lagi adalah untuk memberikan kemudahan bagi pemilik sertifikat yang sudah berusia lanjut. "Yang ini menjadi prioritas kami untuk segera diantarkan. Siapa yang tahu soal usia," terang Muchtar.

Sebelum diantarkan, kata Muchtar, petugas BPN akan menghubungi dulu pemilik sertifikat. Jika yakin pemilik ada di rumah, makam petugas akan mengantarkannya ke rumah tujuan.

Untuk awal, sudah ada 76 sertifikat yang hendak didelivery kan. Untuk hari ini, ada enam sertifikat yang diantar dan diserahterimakan. Masih ada ratusan sertifikat yang sudah selesai yang siap dideliverykan baik yang ada di kantor BPN Surabaya I maupun II.

"Ini adalah layanan pertama kali di Indonesia. Kami akan instruksikan juga untuk kota lain di Jawa Timur agar meniru layanan serupa yang inovatif ini," tandas Muchtar. (iwd/iwd)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini