Mengunjungi Rumah Kos Bung Karno di Surabaya

Mengunjungi Rumah Kos Bung Karno di Surabaya

Rois Jajeli - detikNews
Sabtu, 06 Jun 2015 12:51 WIB
Mengunjungi Rumah Kos Bung Karno di Surabaya
Rumah HOS Tjokroaminoto yang menjadi tempat kos Sukarno/Rois Jajeli
Surabaya - Di perkampungan di Jalan Peneleh 7/29-31 Kecamatan Genteng, Surabaya, terdapat sebuah bangunan rumah kuno.
Rumah sederhana bercat warna hijau tersebut, memiliki sejarah. Karena pernah ditempati pahlawan nasional HOS Tjokroaminoto dan
Presiden Sukarno ketika masih muda pernah ngekos.

Lokasi tempat kos tersebut tak jauh dari rumah kelahiran Sukarno yang berada di Jalan Peleleh Gg Pandean IV No 40. Di depan bangunan rumah berukuran 9 x 13 meter terlihat bendera  merah putih berkibar di jalan depan rumah yang pernah ditempati para aktivis pergerakan perjuangan bangsa Indonesia.

"Ya memang rumah ini milik HOS (Haji Oemar Said) Tjokroaminoto. Dan rumah ini di kos-kan. Yang kos adalah tokoh pergerakan termasuk Bung Karno," ujar Ketua RT 2 RW 4 Kelurahan Peneleh Eko Hadiratno, Sabtu (6/6/2015).

Tempat kos Bung Karno di rumah seorang pemimpin Sarekat Islam (SI) ini masih terawat. Setiap hari selalu dibersihkan oleh Ana, istri pak RT. detikcom berkesempatan masuk, setelah gembok dan kunci pintu rumah dibukakan oleh Ana.

Beberapa perabotan rumah tangga seperti, kursi dan meja yang terbuat dari kayu nampak masih tertata rapi. Juga beberapa almari yang berada di bagian ruang tamu maupun kamar yang pernah ditempati HOS Tjokroaminoto. Selain itu, di dinding juga terpampang foto kegiatan guru para pergerakan perjuangan Indonesia HOS Tjokroaminoto

"Dulu rumah ini koskan dan ada 5 kamar di bawah dan 1 ruangan di atas," tuturnya. Aktivis muda yang pernah kos dan menimba ilmu ke HOS Tjokroaminoto adalah Soekarno, Semaoen, Alimin, Musso, Kartosoewirjo.

Sukarno semasa kos, tinggalnya di lantai atas. Namun, setelah menikah dengan Siti Oetari, putri sulung HOS Tjokroaminoto, akhirnya memilih pindah tinggal di kamar lantai bawah.

"Kamarnya di depan kamar HOS Tjokroaminoto," jelasnya. (roi/ugik)
Berita Terkait