Bahkan pucuk pimpinan di kesatuan tersebut terjun langsung ke tempat kejadian perkara (TKP), untuk membantu Sat Reskrim Polres Gresik, untuk mengungkap kasus penemuan potongan tubuh manusia di hutan jati, Desa Surowiti, Panceng, Kabupaten Gresik.
"Dari Direskrimum, Kabid Dokkes dan Kalabfor, melaksanakan backup ke Polres Gresik, kaitannya dengan temuan itu," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur AKBP Raden Prabowo Argo di mapolda, Jalan A Yani, Surabaya, Rabu (27/5/2015).
Argo mengatakan, pihaknya masih belum bisa memastikan apakah potongan tubuh tersebut dimutilasi atau tidak. Potongan tubuh seperti kepala dan tangan saat ini masih diidentifikasi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim.
"Kami meminta peran serta masyarakat agar melaporkan keluarganya yang hilang, guna membantu mengungkap kasus ini," jelasnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, potongan tubuh manusia seperti bagian kepala, tangan dan kaki yang diduga laki-laki dan perempuan ditemukan di hutan jati Desa Surowiti, Panceng, Kabupaten Gresik
Dua mayat tersebut dikubur dalam satu lubang sedalam sekitar 30-40 cm. Mayat laki-laki berada di bawah, sedangkan jasad perempuan diletakkan di atasnya.
(Rois Jajeli/Budi Hartadi)











































