"Prajurit saya perintahkan untuk menjaga perbatasan terutama peredaran narkoba, karena perbatasan itulah jalan masuk narkoba," Kata Gatot, di sela-sela kunjungan di Markas Batalyon Infanteri 521 Dadaha Yodha Macan Kumbang Kediri, Selasa (20/5/2015).
Di Markas Batalyon Infanteri 521 Dadaha Yodha Macan Kumbang Kediri ini, KSAD dalam rangka memberikan pengarahan penyiapan tugas operasi Pengamanan Perbatasan Indonesia-Malaysia di Nunukan, Kalimantan Utara dalam waktu dekat.
Menurut Gatot, ada sejumlah kerawanan yang patut diwaspadai di daerah perbatasan Kalimantan Utara, yaitu illegal logging, illegal mining, trafiking.
Seperti yang diutarakan Presiden Jokowi, Indonesia darurat Narkoba, untuk itulah pasukan saya harus ikut serta menjaga, memerangi dan membantu kepolisian dalam mencegah dan mengamankan pelaku kejahatan terutama narkoba.
Gatot menambahkan, pasukan disana tidak memiliki musuh, sehingga disana harus bersama dengan masyarakat saling membantu dan bekerja sama.
Selain pasukan dari Batalyon Infanteri 521 Kediri yang berjumlah 350 personel, nantinya ada 1 satgas lagi yang akan berangkat menjaga perbatasan Indonesia-Malaysia, dengan Batalyon 527 Lumajang.
"Seiring dengan naiknya remunerasi, saya juga berharap prajurit saya juga semakin disiplin dan profesional demi negara," imbuh Gatot.
(bdh/bdh)










































