Untuk memecah kepadatan penumpukan kendaraan dan memperlancar arus lalu lintas di sekitar kawasan Pelabuhan Ketapang, kendaraan dari arah kota Banyuwangi menuju ketapang dialihkan sementara waktu melalui jalur lingkar ketapang.
Kepadatan yang didominasi oleh mobil pribadi, bus pariwisata dan angkutan barang ini memadati dua lajur yang berada di depan Pelabuhan Ketapang. Dan diprediksi antrean kendaraan ini akan mulai terurai sore nanti.
"Penumpukan kendaraan dan antrean ini terus berjalan mulai pukul tiga dini hari tadi, kemungkinan bisa terurai sore nanti," ujar Kapolsek Perairan Tanjung Wangi, AKP Subandi pada detikcom, Kamis (14/5/2015).
Plt Kepala Cabang PT Indonesia Ferry, ASDP Ketapang Banyuwangi, Saharudin menjelaskan kepadatan kendaraan yang menyebabkan kemacetan ini disebabkan jarak tempuh PP 3 jam antara Ketapang-Gilimanuk ini tidak bisa diimbangi oleh kecepatan penguraian di jaur darat.
Lalu untuk mempercepat penguraian penumpukan kendaraan, pihaknya menyiapkan 31 kapal dan memberlakukan percepatan bongkar muat kapal dengan sistem penuh berangkat.
"Kemacetan ini karena antara demand dan supply yang tidak seimbang, kita siapkan 17 kapal di ASDP dan 14 di LCM. Bongkar muat hanya 15 menit dan kita terapkan sistem penuh berangkat," pungkasnya.
(bdh/bdh)











































