PDIP Jatim Seleksi Bakal Calon Kepala Daerah, Muncul Nama Risma

PDIP Jatim Seleksi Bakal Calon Kepala Daerah, Muncul Nama Risma

- detikNews
Kamis, 07 Mei 2015 21:59 WIB
PDIP Jatim Seleksi Bakal Calon Kepala Daerah, Muncul Nama Risma
Surabaya - PDIP Jawa Timur diam-diam menggelar seleksi bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah sebelum diusulkan ke DPP untuk mendapatkan rekomendasi.

Tahapan seleksi dipecah menjadi 2 sesi, yakni gelombang pertama adalah 11 daerah seperti, Sumenep, Lamongan, Kota Blitar, Kabupaten Malang, Trenggalek, Kabupaten Mojokerto, Jember, Gresik, Ngawi.

Sedangkan gelombang kedua yakni 8 daerah seperti Surabaya, Situbondo, Pacitan, Kota Pasuruan, Kabupaten Blitar, Sidoarjo, Tuban dan Ponorogo, penyeleksiannya digelar pada Sabtu (9/5/2015).

Pada tahap pertama, ada 63 orang yang mendaftar kepala daerah dan wakil kepala daerah. Namun, hanya 56 orang yang datang untuk menjalani tes.

Sedangkan, untuk seleksi calon kepala daerah gelombang kedua, masih belum diketahui jumlah pendaftarnya, karena masih proses pendaftaran di masing-masing DPC.

Namun untuk Pilkada Kota Surabaya, sudah tercatat dua orang yang akan diundang fit and proper test di Kantor DPD PDIP Jawa Timur yakni Wali Kota Tri Rismaharini serta Wakil Walikota Whisnu Sakti Buana.

"Untuk Kota Surabaya baru 2 orang yakni incumbent," ungkap Sekretaris DPD PDIP Jatim Sri Untari Bisowarno, Kamis (7/5/2015).

Pada Desember 2015 ini ada 19 kabupaten dan kota yang serentak menggelar pemilihan kepala daerah.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur ini menyatakan siapapun bisa mendaftar sebagai calon kepala daerah maupun calon wakil kepala daerah melalui empat pintu yakni, PAC (tingkat kecamatan), DPC (kabupaten/kota), DPD (provinsi) dan DPP (pusat).

"Setelah tahap seleksi itu kemudian disetorkan ke DPP untuk mendapatkan rekomendasi siapa yang bakal maju sebagai calon dari PDIP," katanya.

Jika ada nama Risma, apakah wali kota yang mengantongi segudang prestasi ini mendaftar sendiri atau dipinang oleh PDIP? "Saya belum tahu, aya belum lihat berkasnya," jawab Sri Untari Bisowarno.

(roi/gik)
Berita Terkait