Istri Dibui, Suami Cabuli Anak Tiri

Istri Dibui, Suami Cabuli Anak Tiri

- detikNews
Kamis, 07 Mei 2015 19:05 WIB
Istri Dibui, Suami Cabuli Anak Tiri
Surabaya - Setelah menjalani pemeriksaan, seorang bapak yang mencabuli anak tirinya langsung ditahan. Bapak tersebut mengakui jika ia memang selama tiga bulan telah mencabuli anak tirinya yang baru berusia 16 tahun.

Bapak bejat itu adalah Teman alias Temen, warga Pacar Kembang, Tambaksari. Pria 50 tahun itu mencabuli korban di saat istrinya atau ibu kandung korban sedang mendekam di penjara karena kasus pencopetan.

"Istri tersangka ada di penjara," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Takdir Mattanete kepada wartawan, Kamis (7/5/2015).

Takdir mengatakan, Temen adalah suami pertama dari Andina Maria, ibu korban. Pernikahan mereka kurang harmonis sehingga mereka pisah ranjang. Saat menjalani pisah ranjang, ibu korban berhubungan dengan lelaki lain bernama Toni.

Dari Toni lah bibit korban menyemai di rahim ibu korban. Namun saat usia kandungan ibu korban berusia 4 bulan, mereka berpisah. Dan ibu korban kembali ke pelukan Temen, suami pertamanya.

"Korban memang bukan anak kandung tersangka, tetapi korban sejak dalam kandungan sudah diasuh oleh tersangka. Tetapi di akte kelahiran memang tertulis jika korban adalah anak tersangka," lanjut Takdir.

Peristiwa memalukan itu terjadi sejak awal tahun kemarin. Saat rumah dalam keadaan sepi karena ibu korban mendekam di penjara, Temen memulai aksinya. Temen awalnya melakukan perbuatan cabulnya dengan memegang dan meremas payudara korban dan kemaluannya.

Dan puncaknya adalah pada akhir Maret 2015. Saat itu di kamar tidur korban di lantai dua, Temen mencabuli korban. Meski tidak sampai melakukan penetrasi, tetapi Temen sudah menelanjangi korban dan sudah melampiaskan birahinya.

"Korban tidak berani melawan karena diancam tidak akan disekolahkan. Karena semua biaya kan yang menanggung tersangka," ujar Takdir.

Kasus itu terungkap saat korban enggan mencuci baju. Meski sudah disuruh oleh pria yang sudah dianggap sebagai ayah kandungnya tersebut, korban tetap malas mencuci. Emosi perintahnya tak dituruti, Teman mengguyur korban dengan air.

Korban yang ketakutan melihat ayahnya marah kemudian berlari ke tetangganya. Dan kepada tetangganya itulah korban lantas menceritakan apa yang telah dialaminya selama ini. Warga sempat emosi dan hendak bertindak main hakim sendiri. Temen pun langsung dibawa ke kantor polisi.

(iwd/iwd)
Berita Terkait