"Semua eksport kita juga turun. Di China pertumbuhannya juga turun. Jepang juga turun. Jadi buyer nggak punya duit, eksport kita jadi turun," kata Gubernur jawa Timur Soekarwo kepada wartawan usai acara mutasi pejabat eselon 2, 3 dan 4 di lingkungan Pemprov jatim di gedung negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Kamis (7/5/2015).
Gubernur Jatim yang biasa disapa Pakde Karwo ini mengatakan, perdagangan antar pulau juga mengalami penurunan.
"Kalau sebelumnya kenaikannya (perdagangan antar pulau dengan Jawa Timur) bisa 20 persen, sekarang turun," tuturnya.
Ada beberapa upaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi seperti, kredit dari bank yang harus ditingkatkan di bidang usaha produktif, bukan kredit untuk konsumtif.
"Uang yang ada sekarang ini menjadi skema pembiayaan dikreditkan pada konsumsi," tuturnya.
"Mestinya dikreditkan untuk usaha produktif. Pendapatan naik baru konsumtif. Kalau untuk konsumsi tidak ada multi efek ekonomi," tandasnya.
(roi/fat)











































