Disebut unik, karena Dapur Iga di Jalan Jati ini menyajikan iga dengan beragam saus nusantara seperti saus padang, ndeso, klasik, tuturaga dan woku sampai gaya eropa yakni barbekyu, blackpaper dan saus Swiss. Tidak kalah juga saus oriental dan yang paling unik Iga Bakar Saus Leci.
"Untuk best seller di seluruh Indonesia, yakni iga saus woku dengan 5 level kepedasan. Terlebih kami punya keunikan varian saos Kami juga menyediakan menu bagi yang tidak mengkonsumsi daging," kata pasangan suami istri Henny Fransisca dan Paul Kristianto yang juga Owner Dapur Iga Sidoarjo, Rabu (6/5/2015).
Dengan menu yang unik ini, Sisca optimistis bisnis yang dikembangkan bersama suaminya bisa diterima masyarakat terutama dari Sidoarjo. didukung kehadiran bisnis waralaba Dapur Iga yang pertama masuk di Jawa Timur. Surabaya belum punya Dapur Iga, namun Sidoarjo sudah memiliki Cafe dan Resto Dapur Iga.
"Masyarakat Sidoarjo tidak perlu datang ke Surabaya untuk makan Iga. Cukup datang ke Dapur Iga di sini dan bisa memilih variannya. Kami yakin dengan pertumbuhan urbanisasi yang relatif di Sidoarjo ini, bisnis kuliner juga ikut tumbuh pesat," tambah Paul.
Namun, pihaknya, juga memiliki menu spesial iga lain pada umunya. Seperti sate iga, tongseng iga, tomyam iga, kangkung cah iga dan masih banyak lagi.
Selain iga, juga ada beraneka jenis minuman dari mulai juice, aneka kopi dingin dan panas, tea, mocktail dan Dapur Iga Signature seperti Dapur Iga Punch dan Healthy Green yang bisa "menebus dosa" setelah makan iga.
Sementara Komisaris PT Dapur Iga Nusantara, Febi Salam berharap beragam rasa dan varian iga ini bisa respon pecinta kuliner nusantara.
(fat/fat)











































