"Demokrasi tidak murah tapi jangan berlebihan artinya di level yang tepat," kata Wakil Ketua Komisi A, Adi Sutarwijono kepada detikcom, Selasa (5/5/2015).
Awi sapaan akrab Adi Sutarwijono memastikan pihaknya akan menyetujui usulan anggaran Pilkada Surabaya yang rencanaya digelar serentak Desember 2015.
Akan tetapi, Awi memberikan syarat yang harus dipenuhi KPU. "Dari sisi penyelenggaraan pemilu kalau sudah dicukupi, maka harus ada jaminan penyelenggaraannya lebih baik," ungkapnya.
Ia merinci dari total anggaran Rp 71,6 miliar, 20 persen digunakan untuk pembiayaan kampanye pasangan calon yang berupa baliho, umbul umbul serta bahan kampanye berupa pamflet yang dibagikan ke 870 kepala keluarga di Surabaya.
"Untuk anggaran pengamanan sebesar Rp 13,2 miliar. Secara anggaran keseluruhan, kemungkinan bisa naik," ujarnya.
Anggaran sebesar Rp 71,6 miliar, ungkap Awi merupakan asumsi KPU untuk 2 kali putaran. "Tapi KPU memastikan akan berjalan satu putaran, sehingga anggaran tersebut bisa di distribusikan untuk pos yang lain. Tapi kemungkinan bisa jadi naik," tegas Awi.
Hal senada anggaran Pilkada Surabaya akan berjalan mulus, anggota Komisi A lainnya, Lutfiyah juga memastikan pihaknya akan menyetujui anggaran yang diajukan KPU. Kini, pihaknya tinggal menunggu rincian platform anggaran digunakan untuk pos apa saja.
"Sekarang tinggal menunggu rincian anggaran untuk apa. Kalau masuk akal kita setujui," ujar singkat anggota Fraksi Gerindra ini saat dikonfirmasi terpisah.
(ze/fat)










































