"Di sini ada sekitar 5 ribu TKBM. 25% Mogok dan sisanya tidak," kata Humas Pelindo III Cabang Tanjung Perak Dhany Rahmat Gustian kepada wartawan di Dermaga Jamrud, Senin (4/5/2015).
Dhany mengatakan, sebenarnya yang tidak mogok ingin bekerja. Namun karena takut kepada sesama TKBM dan rasa solidaritas, maka mereka tidak bekerja.
Karena itu Dhany mengaku mengerahkan petugas keamanan pelabuhan untuk melakukan sweeping TKBM yang tidak melakukan apa-apa di Pelabuhan Tanjung Perak. TKBM yang menganggur itu diduga akan menghalangi rekannya yang ingin bekerja.
"Sebenarnya yang rugi para TKBM juga jika tidak bekerja karena ekonomi sedang lesu. Dalam triwulan tahun ini, terjadi penurunan 6% pendapatan dari sektor bongkar muat," lanjut Dhany.
TKBM, kata Dhany, rencananya akan mogok pukul 13.00-16.00 WIB. Dhany belum tahu apakah rencana mogok itu akan berlanjut besok atau tidak.
"Pihak lain yang rugi jika TKBM mogok adalah perusahaan bongkar muat. Bisa rugi Rp 2,2 miliar bila TKBM mogok dalam waktu itu," tandas Dhany.
(iwd/fat)











































