5 Kereta yang ditunda keberangkatannya yakni KA Mutiara Timur jurusan Banyuwangi ke Surabaya. Keberangkatan kereta ditunda di Stasiun Bangil dan penumpangnya dialihkan ke bus.
Selain itu kereta Probowangi jurusan Surabaya-Banyuwangi tertahan di Stasiun Sidoarjo. Sedangkan kereta Penataran jurusan Surabaya-Malang tertahan di Stasiun Sidoarjo. Kereta Penataran dari Malang ke Surabaya tertahan di Stasiun Bangil serta komuter jurusan Stasiun Gubeng ke Porong tertahan di Stasiun Tanggulangin.
"Rel kereta api yang tergenang air sepanjang kurang lebih 1 Km. Mulai dari Km 32.400 hingga Km 33.300 arah Stasiun Tanggulangin menuju Stasiun Porong, tepatnya di Desa Siring berdekatan dengan tanggul lumpur Lapindo," kata Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 8 Surabaya Sumarsono saat dihubungi detikcom, Jumat (1/5/2015).
Dia menjelaskan hingga kini kondisi air yang membanjiri rel belum mengalami penurunan. Sementara petugas kereta masih memantau perkembangan air yang merendam rel.
Selain merendam rel, banjir juga melanda Jalan Raya Porong lama dari arah Malang ke Sidoarjo hingga setinggi paha orang dewasa. Apalagi kondisi jalan banyak berlubang dan terjebak banjir.
Pengguna jalan khususnya roda dua mengaku tak mengetahui ada lubang besar sehingga sepeda motornya pun mogok. "Kok tidak ada rambu peringatan kalau jalan ini berlubang. Motor saya akhirnya mogok," jelas seorang pengguna jalan yang melintas.
Sementara Humas BPLS Dwi Nanto Hesty Prasetyo mengaku telah menempatkan 3 unit pompa untuk mengurangi volume genangan air di lokasi.
"2 Pompa ditempatkan di Desa Ketapang Tanggulangin untuk mengalirkan ari ke Kali Ketapang. Sedangkan 1 unit pompa ditempatkan di Desa Mindi Porong untuk mengalirkan air ke pon lumpur Desa Mindi untuk diteruskan ke Kali Porong," jelasnya.
(fat/fat)











































